Kamis, 20 Agustus 2009

Pilih Matematika apa Logika ?

Ada dua orang gadis, salah satu dari mereka cara
berpikirnya MATEMATIS (M) dan yang lainnya cara
berpikirnya mengandalkan LOGIKA ( L) . Mereka berdua
berjalan pulang melewati jalan yang gelap, dan
jarak rumah mereka masih agak jauh. Setelah beberapa
lama mereka berjalan....

M : Apakah kamu juga memperhatikan, ada seorang pria
yang sedang berjalan mengikuti kita kira2 sejak
tigapuluh delapan setengah menit yang lalu? Saya
khawatir dia bermaksud jelek.

L : Itu hal yang Logis. Dia ingin memperkosa kita.

M : Oh tidak, dengan kecepatan berjalan kita seperti
ini, dalam waktu 15 menit dia akan berhasil menangkap
kita. Apa yang harus kita lakukan.

L : Hanya ada 1 cara logis yg harus kita lakukan,
yaitu berjalan lebih cepat.

M : Itu tidak banyak membantu, gimana nich.....

L : Tentu saja itu tidak membantu, Logikanya kalau
kita berjalan lebih cepat dia juga akan mempercepat
jalannya.

M : Lalu, apa yang harus kita lakukan? Dengan
kecepatan kita seperti ini dia akan berhasil menangkap
kita dalam waktu dua setengah menit...

L : Hanya ada satu langkah Logis yang harus kita
lakukan.. Kamu lewat jalan yang ke kiri dan aku lewat
jalan yang kekanan. sehingga dia tidak bisa mengikuti
kita berdua dan hanya salah satu yang diikuti
olehnya.

Setelah kedua gadis itu berpisah, ternyata Pria tadi
mengikuti langkah si gadis yang menggunakan logika
(L ). Gadis matematis ( M) tiba di rumah lebih dulu dan
dia khawatir akan keselamatan sahabatnya. Tapi, tidak
berapa lama kemudian, Gadis Logika (L ) datang.

M : Oh terima kasih Tuhan.. Kamu tiba dengan selamat.
Eh, gimana pengalamanmu diikuti oleh Pria tadi?

L : Setelah kita berpisah dia mengikuti aku terus.

M : Ya.. ya.. Tetapi apa yang terjadi kemudian dengan
kamu?

L : Sesuai dengan logika saya langsung lari sekuat
tenaga dan Pria itupun juga lari sekuat tenaga
mengejar saya.

M : Dan... dan..

L : Sesuai dengan logika dia berhasil mendekati saya
di tempat yang gelap...

M : Lalu.. Apa yang kamu lakukan?

L : Hanya ada satu hal logis yang dapat saya lakukan,
yaitu saya mengangkat rok saya..

M : Oh... Lalu apa yang dilakukan pria tadi?

L : Sesuai dengan logika... Dia menurunkan
celananya...

M : Oh tidak... Lalu apa yang terjadi kemudian?

L : Hal yang logis bukan, kalau gadis yang mengangkat
roknya larinya lebih cepat dari pada lelaki yang
berlari sambil memelorotkan celananya... So akhirnya
aku bisa lolos dari pria itu...

Selasa, 18 Agustus 2009

Kuntilanak Adu Kemampuan

Alkisah tersebutlah kisah mengenai 3 ekor kuntilanak. Memasing ingin menunjukkan siapa yang paling hebat. Mereka pun mengadakan sebuah pertandingan uji kebolehan masing-masing.... nah, kuntilanak yang paling muda diberi kesempatan untuk mengawali pertandingan. Lalu dia pun terbang secepat kilat, tak sampai 2 menit sudah kembali... Mukanya penuh dengan lumuran darah, dan menyeramkan.

Terus dia berkata : "kalian nampak kampung dekat seberang bukit itu ?" Yang dua ekor kuntilanak itu ngangguk, "Iya, nampak. "Satu kampung tu itu...habiissss aku kerjakan!!!!"

naik juga ego dua ekor kuntilanak yang tinggal mendengar keangkuhan kuntilanak muda. Kini giliran kuntilnak yg setengah abad itu ujuk kebolehan. Dia pun pergi sekelebat juga, tak sampai 1 menit sudah kembaali, mukanya juga penuh dengan cucuran darah.

"kalian nampak kota di seberang tu ?", katanya dengan muka yg ganas "Iya, nampak", yang dua ngangguk juga. "Satu kota itu juga habiiissssss!!!", kata kuntilanak yg setengah abad sambil ketawa seram," ha ha ha hah".

Kuntilanak yang satunya lagi tambah panas, dia pun sudah tak sabar lagi ingin unjuk kehebatan juga. tanpa basa basi Dia pun terbang macam kilat. Amat lah terperanjat nya dua sahabatnya, sebab tak sampai setengah menit dia dah kembali, dengan penuh cucuran darah di mukanya...

Lalu kuntilanak yg 2 ekor tu berkata, "gilaa ahh dia ni tak sempat aku mau duduk dia dah pulang, memang kemampuan nya benar2 dahsyat". Sambil mengosok gosok idong nya kuntilanak tu pun berkata , "kalian nampak tembok batu itu ?"

"Nampak! Nampak!", kata yang 2 ekor tu...

"Errr.. aku tadi tak nampak".

Lupa2 Ingat by Programmer

LUPA! lupa lupa lupa, lupa lagi syntaxnya

LUPA! lupa lupa lupa, lupa lagi syntaxnya

INGAT! ingat ingat ingat, cuma ingat Algonya

INGAT! aku ingat ingat, cuma ingat Algonya


[**]

C: \registry, \Services, ke blok,

ke C: lagi, \registry, C panel, ke blok,

ke C: lagi, \registry, C panel, ke blok,

ke C: lagi,


Back to[*] [**]


C: sialan, keDeepfreeze, ke D:,

ke C: lagi, sialan, keDeepFreeze, mampus,

ke C: lagi, \registry, C panel, ke blok,

ke C: lagi, \services, kill AV, ke blok,

ke C: lagi, \registry, Kill AV, ke blok,

SYNTAX ERROR!!

Jumat, 14 Agustus 2009

Pasti Marah

Yanto seorang anak tukang gerobak sayur tidak sengaja membuat gerobak Bapaknya yang penuh dengan sayuran terjungkal dan terbalik. Pada saat itu dia dan bapaknya sedang menyiapkan dagangan sayurnya untuk dijual keliling. Tetangga sebelah rumahnya, Pak Tukiyo mendengar suara ribut itu dan mendongakkan kepalanya dari balik pagar rumahnya, lalu berseru:

"Yanto, nanti saja kamu urus itu. Ayo ke sini saja, ada makanan enak nih!"

"Makasih Pak Yo", jawab Yanto, "tapi sepertinya Ayah bakalan marah nih"

"Sudahlah, makan aja dulu baru kamu bereskan itu, mumpung ada makanan enak. Ayo sini!"

"Baiklah Pak, tapi Yanto yakin Ayah pasti akan marah"

Setelah makan si Yantopun mengucapkan terima kasih kepada Pak Yo. "Perut Yanto rasanya enakan sekarang, tapi Ayah pasti akan marah".

"Becanda kamu", sahut si tetangga tersenyum. "Ngomong-ngomong Ayahmu lagi ada di mana?"

"Di bawah gerobak sayur"

"Ha ha ha...", Pak Tukiyo tertawa terbahak-bahak

www.ketawa.com